Selasa, 09 Agustus 2016

Label:

Cerita Mistis Pesugihan di Kompleks Makam Nyai Barat Ketiga

Pesugihan seakan tiada akhirnya. Meski dunia sudah modern, yang memungkinkan sains dan teknologi mempermudah hidup manusia. Ternyata tetap saja, ada segelintir orang yang melakukan kegiatan haram bernama: pesugihan. Seperti yang terjadi di kompleks makam Nyai Barat Ketiga, di daerah Ngawen, Klaten, Jawa Tengah.



Kompleks makam Nyai Barat Ketiga terkenal mistis. Mencari pesugihan di sini bukan perkara mudah karena para peziarah pesugihan akan mengalami gangguan yang luar biasa besar mengguncang mental. Meski tidak ada syarat khusus seperti membawa bunga, dupa, kemenyan, dan sesaji lainnya. Tapi para peziarah haruslah sopan atau akan mendapatkan teror dari para makhluk gaib di sana. Gangguan juga bisa berasal dari alam, misalnya ditimpa hujan lebat dan angin besar, meski ritual pesugihannya dilakukan pada musim kemarau.

Menurut Yono, seorang penduduk sekitar makam, katanya, "pokoknya kalau yang ingin tirakatan di sini kudu kuat mental." Dari opini warga sekitar saja sudah dapat dipastikan bahwa kompleks makam ini memang sangat angker. Memang, jika melihat dari namanya saja sudah horor, Nyai Barat Ketiga, artinya adalah perempuan di musim kemarau yang disertai angin ribut. Nyai Barat Ketiga sendiri merupakan sesosok gaib yang makamnya memang ada di sana konon.

Yono sendiri bilang bahwa dirinya dulu kerap didatangi Nyai Barat Ketiga melalui mimpi. Ia diberi pusaka oleh nyai, tapi tidak diambil oleh Yono karena takut tidak bisa menjaga pusakanya. Meski begitu, Yono tidak terlepas begitu saja dari pengaruh kompleks makam angker ini, ia malah secara mendadak mendapatkan kemampuan memijat dari nyai.

Begitulah sekilas cerita tentang Pesugihan di Kompleks Makam Nyai Barat Ketiga. Bahwa sebenarnya kekayaan itu ditafsirkan secara beda-beda oleh manusia. Ada yang datang ke sana karena ingin dapat uang, ada yang ingin dapat jabatan. Namun sebaiknya kita belajar dari kisah pengalaman Yono, ia tidak mengharapkan apa-apa sebagai warga sekitar makam. Karena ia paham bahwa berurusan dengan hal gaib bukanlah perkara mudah. Sebaik apapun Nyai Barat Ketiga, tetap saja ia berasal dari golongan jin. Dan agama telah mengingatkan, bahwa jin sebaik apapun ia, ia tetaplah jin.

0 komentar:

Posting Komentar

Tentang Kami | Kontak