Sabtu, 14 Mei 2016

Label:

Jalan Lintas Sumatera yang Menyeramkan

Ketika hendak berpergian dari Kota Bengkulu ke Palembang dengan menggunakan mobil, biasanya kita akan bingung menentukan rute mana yang sebaiknya ditempuh. Tidak jarang orang-orang bengkulu akan memberikan jawaban yang berbeda soal hal ini. Ada yang bilang lebih baik lewat rute Bengkulu Kepahiang-Curup- Sekayu-Betung- Palembang. Ada juga yang bilang lebih baik lewat rute Bengkulu-Kepahiang-Pendopo-Pagar Alam-Lahat-Palembang. Dan bahkan banyak juga yang menyarankan agar melewati rute Bengkulu- Curup-Lubuk Linggau-Muara Beliti-Tebing Tinggi-Bunga Mas- Lahat- Palembang.

Pengelola penginapan di kawasan Gunung Dempo, Nanang, menyarankan jangan melewati jalan lintas sumatera pada sore apalagi malam hari. Karena di jalan lintas sumatera rawan aksi penghadangan oleh kawanan perampok. Mereka akan menguras habis harta yang dibawa oleh pengendara yang melewati jalan lintas sumatera tersebut.

Cerita menyeramkan beredar diantara Pagar Alam-Pendopo-Kepahiang, hal ini dibenarkan oleh seorang warga di Curup, ibu kota Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.


"Kalau pagi atau siang tidak apa-apa melintasi jalan yang kecil itu. Tapi, kalau sore atau malam jangan coba-coba" katanya.

Karena sebaiknya tidak melewati ruas jalan tersebut, pilihan rute perjalanan dari Bengkulu menuju Palembang pun tinggal dua, yakni melalui Lubuk Linggau- Muara Beliti-Tebing Tinggi-Bunga Mas Lahat-Palembang, atau rute Lubuk Linggau-Muara Beliti-Sekayu-Betung-Palembang.

Perjalanan pun dimulai dengan rasa was was, menempuh rute Bengkulu-Kepahiang- Curup-Lubuk Linggau-Muara Beliti-Tebing Tinggi- Bunga Mas-Lahat-Muara Enim-Prabumulih-Palembang. Perjalanan melalui rute ini pasti melalui jalur jalan yang konon paling seram itu, yakni Muara Beliti-Tebing Tinggi-Bunga Mas-Lahat. Selain banyaknya kerusakan di sepanjang jalan, banyak ditemukan gerombolan orang di belasan lokasi yang menadahkan tangan.

Orang-orang ini memang tidak memaksa. Namun sebaiknya tetap hati-hati bisa saja mereka kawanan perampok yang berpura-pura meminta sumbangan.

Selain para perampok yang menyeramkan di jalan lintas sumatera. Kisah mistis atau misteri pun sering terdengar di jalan ini karena sering terjadinya kasus pembunuhan pada para pengendara yang melewati jalan menyeramkan ini. Tak jarang orang mengaku melihat hantu di jalan lintas sumatera ini. Namun banyak juga yang beranggapan hantu tersebut hanyalah kawanan perampok yang menyamar.

2 komentar:

  1. Malam ini jam 21.42 aku melintas di jalur lintas Sumatera...seram sekali memang tapi Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa

    BalasHapus
  2. tahun 2012 rombngan tour wisata kami melewati jalur dari Bengkulu kepahaiang curup sekayu palembng.karena hari sudah larut malam kendaraan kami malah nyasar ke empat lawang. sungguh sangat meyeramkan. rata rata jalur melewati hutan belantara dan sepi kendaraan yg melintas. gelap dan berkabut. bermacam jenis hewan dan entah mahluk yg tak tau jenis nya terlihat melintas berkeliaran di jalanan. setelah nyasar ke 4 lawang. sopir2 mobil expedisi menyarankan kami untuk menunggu pagi saja untuk putar balik. tapi kami kekeh mau lanjut putar balik. dan alhasil setelah berhenti disuatu desa sepi sekitar pukul 1 dini hari untuk buang air rombngan tour cewek pada kesurupan bergelimpangan. kami pun kalut dan berteriak teriak minta tolong. tp tak ada satupun masyatakat sekitar yg keluar satupun untuk membntu. kamipun tancap gas lalu istitahat di sebuah rumah makan. setelah pagi tiba dan teman yg kesurupan membaik kami pun lanjutkan perjalanan pada pagi hari nya. siang hari alhamdllh kami sampai di kota sekayu. sungguh pengalaman tour yg menyeramkan. saran saya buat teman yg mau melintas jalur tersebut agar selalu berhati hati karna kondisi jalur lintas disumatera yg relatif sepi. rawan kejahatan. horor.kondisi yg tak bisa di tebak

    BalasHapus

Tentang Kami | Kontak