Jumat, 23 Oktober 2015

Label:

Bus Hantu Korban Kecelakaan di Jurang

Saat itu jam sudah menunjukkan jam 11 malam, dengan perasaan gundah seorang gadis cantik bernama Rini tetap berusaha tenang sambil menunggu bus di halte dengan tujuan mengunjungi keluarganya yang berada di Banyuwangi. Jalan mulai sepi, dan hanya satu per satu kendaraan yang melewatinya. Dan akhirnya bus yang ditunggu-tunggu datang juga.

Sebuah bus yang sudah tak asing lagi dimatanya, yaitu jurusan Banyuwangi. Lalu dia menyetop bus itu dan segera naik ke dalam bus itu. Dia duduk di bangku kedua dari depan sebelah bapak-bapak yang usianya sekitar 40 tahunan.

Tiba-tiba angin berdesir berhembus membuat bulu kuduk merinding. Padahal saat itu semua jendela tertutup. Perasaan gadis cantik itu pun mulai tak enak. Dia mencoba melihat sekelilingnya tak satupun penumpang yang bicara, begitu pun juga dengan sopir dan keneknya.


Wajah mereka pun terlihat pucat pasi seperti mayat. Dan yang lebih aneh lagi semua penumpang menggunakan baju berwarna putih. Dia pun mencoba mengajak bicara bapak yang duduk disebelahnya.

"Bapak darimana? Ini bus haji ya, kok semua pakai baju putih?" lalu bapak itu hanya tersenyum.

Tak lama kemudian kenek bus menghampirinya untuk meminta uang ongkos, tapi lagi-lagi dia hanya diam tanpa bersuara dan hanya mencolek. Lalu sang gadis pun memberi uang 50 ribuan, dan kenek itu memberi kembalian.

"Terima kasih," ucap Rini, tapi kenek itu hanya membalas dengan senyuman.

Setelah berjam-jam di dalam bus, akhirnya Rini tiba juga di terminal Banyuwangi. Lalu dia turun dan duduk sejenak di sebuah kursi tunggu terminal. Dia masih heran dan bertanya-tanya dengan kejadian tadi.

Tak lama ada seorang petugas terminal datang menghampirinya dan bertanya.

"Permisi mbak mau kemana? dan darimana?" tanya sang petugas.

"Oh saya baru aja tiba dari Surabaya," kata sang gadis

"Emang mbak naik bus apa? Dari tadi gak ada bus yang datang," kata lelaki itu dengan heran

"Kramatjati," jawab sang gadis singkat.

Pria itu tercengang dan menceritakan apa yang terjadi pada bus yang ditumpanginya. Ternyata bus tersebut sebenarnya baru saja mengalami kecelakaan sekitar jam 7 malam di daerah Jurang Tangis. Bus masuk jurang dan semua penumpang beserta sopir dan keneknya tewas di tempat.

Mendengar kisah ini, sang gadis kaget setengah mati dan seakan tidak percaya. Dalam keadaan shock itu, lalu dia mengambil uang kembalian yang dia dapat dari kenek bus, dan ternyata tak ada uang kembalian yang ada hanyalah kapas dan darah.

Seketika itu dia pingsan tak sadarkan diri, setibanya di rumah hampir subuh dia ceritakan semua yang dia alami dan dia sudah trauma naik bus malam lagi.

0 komentar:

Posting Komentar

Tentang Kami | Kontak