Jumat, 25 November 2016

Kisah Keraton Jin Siluman Ular Cobra Buntung di Jawa Tengah

Terseram.com- Di Jawa Tengah, tepatnya di sebuah kecamatan bernama Sokaraja, mengalirlah sungai kecil, namanya Kali Jelalang. Sungai ini membentang di antara desa Sokaraja Lor dengan desa Pliken. Sungai ini memang kecil, lebarnya cuma sekitar 3-4 meter. Tapi jangan ditanya soal manfaatnya. Di zaman dulu, sungai ini ramai sering digunakan ibu-ibu untuk mencuci baju.

Biasanya para ibu itu mencuci di atas sebuah batu kotak yang tertancap di Kali Jelalang bagian tengah. Batu ini bentuknya benar-benar kotak agak menyembul ke atas. Sangat cocok untuk mencuci baju. Namun para ibu seringkali merasa resah karena mereka biasanya melihat ular sendok atau cobra Jawa sliweran di sekitar batu.



Kalau ular sendok sudah muncul. Para Ibu bakalan memilih pergi karena takut disembur bisanya yang mematikan. Usut punya usut, ternyata fenomena kemunculan ular-ular sendok di Kali Jelalang bukan tanpa sebab, soalnya ular ini adalah jelmaan para tentara jin yang mengamankan Keraton Jin.

Jadi di Kali Jelalang. Tepatnya di dalam batu yang biasa digunakan mencuci itu, terdapat sebuah keraton jin. Wujud fisiknya berupa keris ukuran sejempol. Ratu jinnya adalah seekor siluman ular buntung. Badannya ular dengan ekor yang patah. Kepalanya nampak seperti manusia. Sang ratu juga sering keluar dari keraton dan berenang-renang di kali Jelalang bagian atas biasanya. Ular ratu ini bentuknya adalah ular cobra macam king cobra besar sekali dengan ekor yang buntung.

Pada suatu hari pernah keris keraton diambil oleh seorang pemuda sakti asal Sokaraja. Hanya untuk iseng-iseng saja. Namun kemudian dikembalikan lagi keris keraton sejempol itu karena kekuatannya sungguh menyeramkan. Pemuda itu takut terancam nyawanya dan merugikan warga desa. Karena biar bagaimana pun, selama ini antara manusia desa dengan jin penghuni Kali Jelalang hidup berdampingan.

Korban meninggal karena ular-ular penghuni Kali Jelalang tidak pernah ada sih. Hanya saja keberadaan ular-ular itu, apalagi sang king cobra buntung. Membuat para ibu yang sering mencuci baju di Kali Jelalang jadi takut.

Ada kejadian aneh, di mana batu di kali jelalang yang jadi tempat keris keraton dan tempat mencuci itu. Ternyata batu itu tidak pernah bergeser posisinya, padahal kali Jelalang beberapa kali mengalami banjir. Batu itu paling-paling hanya terlihat merosot terbenam. Dulunya tinggi sekarang seperti terkubur. Masyarakat meyakini, merosotnya batu keraton ular Kali Jelalang itu terjadi karena jin-jinnya sudah banyak yang mati atau pindah tempat. Termasuk sang ratunya sudah pergi ke atas, menghuni batu yang baru.

2 komentar:

  1. makasih gan infonya dan semoga bermanfaat

    BalasHapus
  2. mantap bos artikelnya dan sangat menarik

    BalasHapus

© 2015 Terseram. All rights resevered. Designed by Templateism. Modified by Terseram