Minggu, 25 September 2016

Unik, Inilan Asal Usul Nama Desa Pocong di Madura

Pulau Madura adalah sebuah pulau yang terletak persis di sebalah timur kota Surabaya, atau berada di sebelah timur laut Pulau Jawa. Pulau Madura sendiri adalah salah satu pulau yang menyimpan banyak keunikan tersendiri dan sangat terkenal dengan makanan khasnya, yakni Sate Madura. Selain itu, pulau Madura juga menyimpan berjuta pesona keindahan alam yang luar biasa, terutama keindahan pantai. Tak heran, pulau yang juga disebut sebagai pulau garam ini selalu dikunjungi oleh para wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan pantainya.

Namun pada kesempatan kali ini tidak akan dibahas mengenai pantai, melainkan mengenai salah satu desa unik yang ada di pulau Madura. Disebut unik, karena desa yang terletak di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan ini bernama desa Pocong, cukup menyeramkan bukan?. Konon, pada zaman dahulu desa yang satu ini masih belum memiliki nama karena hanya ditinggali oleh beberapa penduduk dan saat itu tempat ini masih berupa hutan yang banyak ditumbuhi oleh pepohonan yang sangat lebat dan semak belukar.


Suatu saat, salah satu penduduk setempat meninggal dunia dan dikebumikan (dikubur) sesuai dengan adat istiadat setempat. Setelah malam tiba, orang yang meninggal tersebut bangkit dari kubur dan menyerupai pocong sambil berjalan melintasi hutan, semak belukar, dan pemukiman warga. Hal seperti ini terjadi hampir setiap malam hingga 40 hari lamanya, tak heran banyak penduduk yang enggan keluar rumah pada malam hari karena ketakutan.

Bukan hanya sekali, namun hampir setiap ada orang yang meninggal dunia penduduk setempat selalu dihantui oleh kehadiran pocong. Oleh sebab itu, warga setempat mengambil inisiatif untuk membabat hutan dan semak belukar yang ada di sekitar desa agar tampak lebi rapi dan menghilangkan kesan mistis. Berdasarkan dari cerita itulah, desa yang satu ini diberi nama dengan desa Pocong.

Meskipun zaman sudah semakin modern, namun warga desa Pocong masih banyak yang takut keluar rumah pada saat malam hari karena takut dihantui oleh sosok pocong. Kalaupun terpaksa keluar rumah, maka mereka akan mengajak kerabat atau sanak saudara untuk menemaninya.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2015 Terseram. All rights resevered. Designed by Templateism. Modified by Terseram