Kamis, 04 Agustus 2016

Label:

Mengintip Legenda Pohon Tua Dibalik Jernihnya Mata Air Sumber Taman, Malang

Malang seolah menjadi kota yang menyimpan banyak lokasi wisata alam, terutama pantai dan sumber mata air. Dari sekian banyak mata air yang ada di Malang, mungkin mata air Sumber Taman masih belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Meskipun demikian, sumber mata air yang terletak di antara desa Brongkal dan desa Karangsuko, Kecamatan Gondanglegi ini semakin hari semakin ramai dikunjungi oleh para wisawatan. Entah itu hanya untuk sekedar jalan-jalan melepas penat ataupun berenang di sumber mata air yang sangat jernih tersebut. Karena memang Sumber Taman memiliki pemandangan dan suasana yang cukup indah. Disekeliling sumber mata air itu juga banyak ditumbuhi pepohonan yang sangat rindang.

Jernihnya Air di Sumber Taman
Disalah satu sudut Sumber Taman ada dua pohon besar yang konon usianya sudah ratusan tahun. Berdasarkan legenda yang diyakini oleh masyarakat sekitar, Sumber Taman ini dahulunya adalah sebuah taman yang sangat indah. Alkisah, ada seorang kakek yang tua renta melintasi kawasan taman tersebut, saat itulah dia bertemu dengan sepasang kekasih yang sedang berduaan disekitar taman. Karena kelaparan, kakek yang tua renta ini meminta sedikit makanan yang dibawa oleh sepasang kekasih tersebut. Namun sayang, sepasang kekasih itu tak memberikan sedikit makanannya kepada sang kakek, justru mereka membentak dan mengusirnya. Tak diduga, sang kakek akhirnya murka dan merubah wujudnya menjadi seekor ular raksasa.

Pohon Besaar yang Ada di Sudut Sumber Taman
Kakek yang telah murka akhirnya mengutuk sepasang kekasih tersebut menjadi dua pohon besar yang saat ini berada di sudut Sumber Taman. Anehnya, kedua pohon besar tersebut langsung mengeluarkan air yang begitu deras. Konon, air yang keluar dari dua pohon besar itu adalah air mata penyesalan dari sepasang kekasih tersebut. Kedua pohon besar itu pun kemudian dijadikan sarang oleh ular raksasa wujud jelmaan sang kakek. Aliran air dari kedua pohon besar itu lambat laun membentuk sebuah genangan yang cukup luas dan saat ini dikenal sebagai Sumber Taman.

Untuk menjangkau lokasi Sumber Taman, anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 15 menit menuju ke arah timur dari Kecamatan Kepanjeng, atau kurang lebih 10 menit perjalanan menuju kerah timur dari Stadion Kanjuruhan.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2015 Terseram. All rights resevered. Designed by Templateism. Modified by Terseram