Minggu, 20 Desember 2015

Label:

Cerita Horor Kontrakan Berhantu di Malang

Cerita horor ini dialami seorang mahasiswa yang baru diterima di sebuah Perguruan Tinggi di Malang. Sebut saja namanya Doni (nama samaran).  Karena Doni adalah mahasiswa baru, dia harus mencari kosan untuk tempat tinggalnya di dekat kampusnya. Doni tidak ingin menyewa kosan namun lebih memilih kontrakan, karena menurutnya kosan di malang terlalu banyak aturan hingga tidak bisa membuat dia masuk ke kosan apabila sudah lewat dari jam 9 malam.

Akhirnya dia mendapatkan sebuah kontrakan dan menginap bersama kakak Doni. Sejak awal mengontrak di rumah tersebut sebenarnya Doni sudah merasa tidak nyaman. Hal tersebut dikarenakan tetangga kontrakan tersebut memberitahu mereka kalau rumah kontrakan tersebut berhantu. Awalnya Doni tidak terlalu peduli dengan omongan tetangganya itu karena Doni hanya bertujuan untuk menuntut ilmu di Malang.

Cerita horor dia alami pertama kalinya ketika dia sendirian di kontrakan tersebut dan tidak ada siapa-siapa. Karena Doni saat itu merasa ketakukan, dia langsung mengunci diri di kamar saat malam hari sambil mengisi waktu dengan menelpon ibunya.

Dan tiba-tiba ada suara pukulan keras menggedor-gedor tembok dari arah kamar mandi dan juga dari arah jendela kamarnya. Doni shock berat ketika mengalami kejadian itu dan tidak berani berkata-kata. Namun keesokan harinya di kampus Doni baru berani menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya melalui telepon.


Beberapa hari setelah kejadian menyeramkan itu, padahal masih siang dan terang benderan, ketika itu Doni sedang mengerjakan tugas di kamar, tiba-tiba ada bayangan hitam seperti sedang mondar-mandir di depan kamarnya. Padahal ketika itu di kontrakannya sedang tidak ada seorangpun disana kecuali Doni. Yang mengerikan adalah ketika Doni mencoba memperhatikan bayangan yang lewat tersebut melalui celah dibawah pintu, tiba-tiba bayangan itu berhenti bergerak didepan pintu dan menghilang begitu saja. Dan sore harinya terdengar suara kursi di ruang makan bergeser.

Kejadian diatas memang sering terjadi yang sampai-sampai membuat Doni sudah tidak terlalu takut lagi. Namun suatu sore ketika dia hendak berangkat kuliah, Doni kaget ketika melihat ada sosok perempuan di dapur, tepat di sebelah meja makan sedang berdiri melayang membelakangi Doni. Doni segera lari keluar dan berangkat kuliah ketika melihat hantu perempuan itu.

Akhirnya Doni mulai terasa sangat terganggu dengan ulah hantu penunggu kontrakan itu. Suatu sore dia memberanikan diri kepada hantu penunggu untuk mengatakan kepada mereka bahwa niat Doni hanyalah untuk kuliah saja, tidak ada maksud Doni untuk mengganggu mereka, dan Doni menegaskan kepada hantu disana agar jangan mengganggu Doni lagi.

Dan beruntung hantu penunggu kontrakan tersebut tidak pernah mengganggu Doni lagi. Doni bahkan memutuskan untuk memperpanjang masa kontrakannya setahun lagi.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2015 Terseram. All rights resevered. Designed by Templateism. Modified by Terseram