Rabu, 21 Oktober 2015

Label:

Mengapa Menara Saidah Ditutup? Berhantu?

Menara Saidah yang terletak di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, sudah lama ditutup dan dikosongkan. Kosongnya menara tersebut sudah berlangsung sejak akhir 2007.

Buruknya manajemen yang dikelola oleh keluarga Saidah Abu Bakar Ibrahim menyebabkan para penyewa gedung ini keluar satu per satu. Namun, ada pula sumber yang mengatakan bahwa struktur bangunan Menara Saidah yang semakin lama semakin miring membuat orang-orang mulai meninggalkan gedung mistis nan megah tersebut. Selain alasan tersebut, kabar mengenai gedung ini berhantu juga sempat beredar luas di masyarakat sekitar.

Kondisi bangunan Menara Saidah memang sudah lama tak terawat, sepi tak terhuni dan menyeramkan. Terlihat hanya ada seorang petugas yang berjaga di pos pengamanan depan. Sedangkan pintu pagar depan dan belakang dirantai dan dikunci dengan menggunakan gembok besar.

Rahmat, salah satu mantan petugas keamanan Menara Saidah yang ditemui di halaman depan bangunan tersebut, mengatakan memang ada beberapa pihak yang hendak membeli gedung itu. Namun, entah apa alasannya hingga kini tidak ada juga jadi dan tak ada kabarnya.


"Banyak yang menawar, tapi tak pernah dilepas oleh pemilik. Yang terakhir itu ditawar oleh Universitas Satyagama Rp 450 miliar. Akhirnya tidak jadi, karena pemilik tidak mau menunjukkan gambar struktur gedung, padahal sudah mendatangkan ahli dari Jepang," kata dia.

Rahmat yang pernah bekerja selama delapan tahun di gedung tersebut mengungkapkan bahwa pemutusan hubungan kerja hanya dilakukan secara sepihak oleh pemilik Menara Saidah. Hal tersebut menyebabkan hingga hari ini ratusan karyawan belum memperoleh pesangon sebagai hak mereka.

Sebenarnya dulu nama gedung ini bukan Menara Saidah. Awalnya gedung ini bernama Gedung Grancindo. Namun setelah krisis moneter, gedung itu dijual kepada keluarga Saidah. Gedung yang tadinya hanya memiliki 15 lantai itu kemudian direnovasi menjadi 28 lantai. Menara Saidah mulai beroperasi pada 2001.

"Kabar soal kemiringan bangunan ini bisa saja benar, karena pihak pemilik bangunan ini tidak pernah mau menunjukkan gambar struktur bangunan kepada penawar. Mereka juga akhirnya mundur karena tak mau ambil risiko, gambar itu kan penting," ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi, Lurah Cikoko, Shalih Nopiansyar mengatakan hingga kini pihak pemda setempat belum menerima laporan mengenai rencana perubuhan Menara Saidah.

"Belum ada laporan yang masuk kepada saya. Saya juga sejak lama sudah bilang ke penjaganya untuk sampaikan kepada pemilik gedung kalau saya ingin bertemu, saya mau menanyakan kelangsungan bangunan ini," katanya.

Diungkapkan Shalih, pihaknya selalu berusaha mencari informasi terkait bangunan yang kian tak terurus dan menyeramkan ini. Kabar terakhir yang dia dengar, ada pihak yang tertarik membeli gedung itu namun selalu saja terhenti di tengah jalan.

"Terkait masalah kemiringan bangunan atau tanah itu kan sejak awal pembangunan pasti sudah ada perhitungannya, tentu ahlinya yang lebih tahu," ucapnya.

1 komentar:

  1. terkenal banget misteri gedung ini, saya dan teman-teman jadi penasaran ingin kesana pas liburan ke Jakarta akhir tahun.

    BalasHapus

© 2015 Terseram. All rights resevered. Designed by Templateism. Modified by Terseram