Jumat, 23 Oktober 2015

Label:

Hantu Sungai Bengawan Solo : Setan Merah

Ada hantu di Sungai Bengawan Solo?? - Menurut seorang perempuan bernama Ayu, suatu hari budhenya diminta untuk rewang (istilah untuk membantu hajat tetangga) di rumah tetangganya.

Ketika itu hari sudah menjelang Maghrib, setelah membantu tetangganya, budhenya Ayu tersebut hendak pulang ke rumah, tapi lewat depan rumah yang punya hajat tidak memungkinkan karena masih rame banget orang yang datang.

Akhirnya budhe memutuskan untuk lewat jalan belakang saja. Jalan dan lingkungan bagian belakang rumah penuh dengan tanaman yang rimbun, bisa dibilang semak belukar. Menurut warga sekitar desa daerah itu termasuk wingit atau angker.

Setelah sampai di rumah, budhe langsung tidur setelah melepas sandal jepitnya di depan pintu kamarnya.

Esoknya, menjelang Subuh suami sang budhe agak curiga karena istrinya yang biasanya sangat rajin bangun pagi sebelum subuh, hari itu belum bangun juga, dan pintu kamarnya pun masih tertutup rapat. Begitu pula dengan sandal jepit milik istrinya yang juga masih ada di depan kamar.


Untuk memastikannya, si suami mengetuk pintu dan masuk ke kamar istrinya. Kagetlah dia karena melihat si budhe tidak ada di tempat tidurnya, padahal semalam istrinya tersebut masih ada di kamar. Setelah mencoba mencari kemana-mana, istrinya tak ketemu juga. Akhirnya si suami meminta bantuan penduduk desa untuk mencarikan keberadaan istrinya pagi itu juga.

Anehnya ternyata budhe si Ayu, ditemukan beberapa kilometer jauhnya dari rumahnya, tepatnya di tengah-tengah arus Sungai Bengawan Solo yang deras.

Pagi itu, ketika adzan subuh berkumandang, ada tukang rakit yang mau memulai aktifitasnya dan melihat ada makhluk merah menyala di tengah sungai itu setengah tenggelam. Tentu saja si tukang rakit takut mendekat.

Namun si tukang rakit mendengar ada suara wanita yang teriak minta tolong “tolong.. tolong.. Ya Allah, kenapa saya bisa ada di sungai ini? Tolong!!”.

Awalnya si tukang rakit takut untuk mendekat karena melihat cahaya merah yang dikeluarkan oleh tubuh si Budhe. Tapi setelah memastikan bahwa wanita itu adalah memang manusia, maka ditolonglah si budhe ini.

Setelah diselamatkan dan sudah tenang, beliau mengaku tidak tahu apa-apa soal kejadian tersebut. Yang dia tahu tiba-tiba dia ada di tengah-tengah sungai dan tersadar ketika mendengar lantunan adzan Subuh.

Semua orang disana keheranan karena pintu kamar masih tertutup rapat tapi budhe bisa keluar dan berjalan berkilo-kilo meter menuju sungai tersebut hanya dalam waktu singkat. Seolah-olah budhe juga menembus kamar dan terbang begitu saja.

Kemudian warga percaya bahwa budhe kesambet banaspati (setan merah). Setan merah tersebut membawanya ke sungai dan berusaha menenggelamkannya. Untungnya adzan subuh membuat kesadaran budhe kembali sehingga nyawanya masih bisa terselamatkan.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2015 Terseram. All rights resevered. Designed by Templateism. Modified by Terseram